menghayati panca indera tanpa harus terjajah olehnya

Rujak Bebeg Orisinil

Sebagai pendatang baru di Jakarta, bukan mall-nya atau gedung pencakar langitnya yang bikin saya terkesima. Tetapi hal-hal baru yang saya tidak temui di Jogja atau kota lainnya, dan buat saya itu betul-betul otentik.

Biasanya, saya menemukan hal-hal seperti itu justru kalau lagi jalan-jalan masuk perkampungan di Jakarta. Mulai dari kekumuhan dan kemiskinan kota yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya hingga hal-hal kecil yang mungkin buat orang lain biasa. Seperti bakul rujak bebeg ini. Pertama ngeliat, lucu dengan cara dia nguleg/mbebeg bahan-bahan rujak di dalam potongan batang kelapa (?). Bahkan salah satu bahan rujaknya ada buah mengkudu alias pace, kalau ada konsumen yang minta. Hwaaaw, pace dibuat rujak? Iuuughhh…

 

 

 

 

 

 

Seporsi rujak bebeg dibungkus dengan alas daun pisang, cuma tiga ribu loh.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.