Spaghetti Nyemek Ala Italiano Otentica

Sore sepulang kantor rasanya linglung, pengen cari tempat cari ilham yang nyaman dan hening. Udah gitu tiba-tiba entah gimana, lidah kok pengen citarasa Italia. Yang kebayang sedapnya spaghetti aglio e olio atau pesto. Padahal jujur, saya bukan maniak Italian dishes, biasa aja mah. Tapi ya, beberapa waktu terakhir keranjingan spaghetti aglio e olio pesto gara-gara masak sendiri dan enyaaaaaaakkkk (ga nyombong, hahaha).

Pertama kepikiran mo ke Convivium di Pangpol, tapi sejurus kemudian berubah pikiran ke Gancit aja. Muter-muter cari tempat makan (plus kebayang terus ijonya pesto) eh terdamparlah saya di Gio Vanese, an Italian Mexican Dining. Dari interior dan namanya, saya pikir bolehlah, pasti citarasa italianya diolah serius.

Buka-buka menu, untuk menu Italia ada pizza dan pasta, sedangkan menu Mexico ada taco dan fajita. Lainnya ada steak, burger, etc. Pandangan saya tertarik dengan deskripsi menu spaghetti: “FOR THE CLAM LOVERS, WITH THE HINT OF WHITE WINE, FRESH GARLIC, STOCK, RED CUT CHILI, AND CHINESE PARSLEY”. Waini, saya langsung order, karena penasaran dengan perpaduan kerang dan white wine.

Beberapa saat saya menunggu dan ketika pesanan tiba, wala! Spaghetti nyemek! Iyes, nyemek karena pakai stock alias kaldu.
Ternyata paduan rasanya tidak mengecewakan. Saya tidak bisa mengenali white wine-nya, secara bukan ahli wine. Tapi kerangnya segar dan yummy sekali. Porsinya pun cukup generous. Sayangnya untuk selera saya, kurang pedas, padahal deskripsinya kan melibatkan cabe.
Saya jadi nyesel melewatkan all you can eat seharga 95ribu. Ya udah deh, next time kalau butuh tempat nyepi dan makan-nyemil-minum, di mall, Gio Vanese dengan all you can eat-nya bisa dimanfaatkan.

Inilah penampakan Spaghetti Vongole 😉

image

Kerang apa ya yang dipakai? Kulit kerangnya cantik je, seperti kupu-kupu!

image

image

Iklan